Blogger Template by Blogcrowds

Price VS Convenient

kalau tinggal di Jakarta, pasti tiap hari sering banget liat hipermarket bertebaran di mana2. Kali ini tidak akan dibahas modern market vs traditional market (udah basi!).

Pernah ga perrhatiin brosur2 yang ada di hipermarket2 itu? yg selalu berisi harga2 produk yang dijual di toko tersebut. Tipikal isi dari brosur ini selalu ada produk dengan harga yang dicoret kemudian diganti dengan harga yang lebih murah. Kadang2 malah harganya ampe ga masuk akal. Ga cuma di hipermarket tertentu ajah, tapi hampir (mungkin semua) hipermarket seperti itu. Yang di expose adalah harga yang murah meriah dan tidak mau kalah dengan hipermarket lainnya.
Sebagai customer, mungkin kita senang2 saja, namanya juga harga murah. Tapiiii, pernah ga segh kita perhatiin kalau semakin lama, pelayanan dari hipermarket2 ini mulai menurun. Dari segi pelayanan staffnya, kasir, bahkan after sales yang sudah tidak dipentingkan lagi. Semuanya lebih mementingkan harga sajah. Semakin murah semakin baik dan customer pun pasti tidak akan lagi sensitif terhadap elemen lain di dalam hipermarket itu seperti place (convenient) dan people. Padahal, elemen seperti kasir masih punya peranan yang sangat penting. Sering banget di hipermarket kita ngeliad antrian yang puanjanggg banget. Jelas2 hal tersebut pastinya menganggu kenyamanan customer.

Mungkin para hipermarket itu harus mulai mengevaluasi lagi klo ternyata price itu bukan segalanya lokh..mungkin sekarang memang belum berasa bagi beberapa customer (krn mungkin sudah terbiasa dengan antrian panjang), tapi perlahan2 juga customer akan berpindah ke supermarket ato minimarket yang memang lebih mahal namun mempertimbangkan kenyamanan untuk para customernya.

0 Comments:

Post a Comment



Newer Post Older Post Home