Vision/visi merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki semua orang. Visi merupakan cita-cita/keinginan yang ingin dicapai bisa dalam berbagai macam bentuk, seperti harta, jabatan, usaha yang sukses, dsb. Mempunyai visi jelas perlu dan penting. Tanpa visi, hidup kita pasti akan menjadi tidak jelas arahnya.
Visi memang perlu, penting dan mutlak dibutuhkan, tapi di sisi lain, visi bisa menjadi beban!
ketika visi menjadi beban, itu disebabkan karena kita melihat visi kita sebagai janji yang harus dan mutlak dipenuhi dalam hidup kita. Kita takut apabila visi tersebut tidak terpenuhi, maka kita telah melanggar janji dengan diri kita sendiri. Kita juga sering menganggap jika visi kita terpenuhi, maka itu artinya kita telah sukses dan bahagia dalam hidup kita. Well, pendapat-pendapat seperti itu jelas salah. Mengapa?
Kita merasa jika kita mampu mewujudkan visi kita, maka kita sukses. Padahal kalau dipikir, ketika kita mampu memenuhi visi itu maka kita harus berpikir visi apa lagi yang akan kita usahakan untuk kita raih berikutnya. Dengan hanya mendapat sebuah visi, ternyata masih banyak lagi visi2 lain yang harus kita pikirkan. Nah, kalau begitu, bisa disimpulkan visi itu terus ada sampai kita meninggal. Sehingga, kalau sampai suatu visi kita jadikan beban (harus dan mutlak didapat dengan berbagai cara), jelas hal itu terlihat tidak rasional lagi.
Kalau mau bahagia, bukan hanya dengan satu visi yang terpenuhi. Konsep bahagia bukan di nilai dari berapa banyak visi yang berhasil kita wujudkan. Tapi bahagia itu konsep sehari-hari! Setiap hari kita harus mampu menjadi orang yang berbahagia, senang dan menghargai diri kita sendiri. Bukannya tergantung pada visi/target dalam hidup. Bahagia itu bukan di masa depan ketika kita mampu hidup sesuai dengan visi saja, tapi setiap detik kita ada di dunia ini.
Yang penting bukanlah hasil. Visi memang perlu sekali sebagai tujuan hidup selanjutnya, namun kita jangan berharap terus pada hasilnya. Kita adalah manusia yang hanya bisa berusaha, sisanya ya tergantung sama yang di atas.
Punya visi itu perlu tapi jika jadi beban akan sangat merugikan dan bahagia setiap hari itu mutlak!
Category: Personality

itulah manusia
makhluk yang tidak pernah puas
setelah 1 keinginan tercapai, pasti akan ada yang diinginkan lagi
selain itu...
kebahagiaan dan sukses seseorang itu relatif
tidak dapat diukur dengan sebuah barometer
kebahagiaan mutlak yang terdapat pada setiap individu sangatlah subjektif.
mungkin klo mnurut saia, dengan keadaan sekarang ini saia sudah bahagia, ternyata menurut kmu keadaan kmu itu blm bahagia..
well....
itulah kita.. manusia...
Saya rasa tak ada salahnya kita merasa belum puas, asal jangan sampai krn itu kita jadi tidak bersyukur dengan yg kita punya sekarang. Kalau itu terjadi, berarti kita adalah orang yang tidak bahagia dalam hidup sehari-hari.