Siapa yang tidak setuju kalau merokok itu buruk untuk kesehatan? Saya rasa kalau pertanyaan ini ditanyakan ke perokok sekalipun, jawabannya pastilah ia tahu betul kalau rokok itu tidak baik untuk kesehatannya.
Siapa yang tidak tahu kalau olahraga itu baik buat kesehatan? Jelas semua orang tahu efek positif dari rajin berolahraga.
Yang menjadi masalah yang sering terjadi adalah kita tahu betul efek dari hal2 yang kita lakukan, apakah itu baik ataupun buruk. Tapi toh dalam kenyataan yang kita lakukan, kita tetap saja suka untuk melakukan hal buruk atau menghindari yang positif. Tindakan ini sudah menjadi sifat dasar manusia yang perlu untuk dibenahi. Masih banyak lagi contoh lain dari kegiatan2 yang kita lakukan dibawah sadar kita meskipun kita tahu itu buruk atau tidak kita lakukan meskipun itu baik.
Yang paling susah adalah, terkadang kegiatan itu sudah menjadi kebiasaan. Merokok contohnya. Mereka yang merokok sudah addicted sehingga menutup mata akan buruknya pengaruh dari merokok. Padahal manusia sering lupa kalau manusia itu punya kemampuan untuk memilih sebuah perubahan dalam hidup mereka.
Manusia memang sangat bisa untuk berubah. Tapi sayangnya, seperti kasus di atas. Kita tahu kita bisa berubah. Kita tahu kita bisa saja berolahraga 15 menit setiap harinya untuk menjaga kesehatan kita. Tapi tetap saja tidak kita lakukan. Jelas ini akibat kita sudah sangat terbiasa sehingga menutup mata akan efek positif/negatifnya.
Sadarkah kita, jika kita berani berkaca dan melihat diri kita sekarang ini, ketika kita mengevaluasi apa saja hal2 buruk dan baik yang menjadi kebiasaan kita dan bahwa kita mampu untuk mengubahnya, semua kebiasaan buruk kita akan hilang!
Yang diperlukan cuma kesadaran untuk evaluasi diri, lalu secara perlahan2 mengubah diri kita dari kebiasaan2 buruk kita yang kita tahu betul efek buruknya. Kita juga bisa mencoba berbagai kegiatan baru yang positif untuk kita jadikan kebiasaan baru. Efeknya? kita akan menjadi manusia yang mampu memilih dan memutuskan apa yang baik dan tidak untuk diri kita!
Kalau sudah tahu kebiasaan jelek, kok masih ngeyel ngelanjutin?
gitu aja kok repot...
Category: Personality
