Blogger Template by Blogcrowds

Personality Categorization

Kalau sering baca buku-buku tentang personality, pasti tau dung 4 tipe personality. Ada plegmatis (yang cinta damai), melankolis (si sempurna), koleris (si pemimpin) dan sanguin (si pengembira). Kira-kira seperti itulah psikologis manusia yang digambarkan diberbagai buku-buku psikologi.

Tapi, tidak ada manusia yang 100% mamiliki satu kepribadian. Dalam arti, tidak ada yang murni koleris, murni melankolis atau murni koleris dan sanguin. Nah, hal ini membuat saya juga berpikir, kalau begitu apakah manusia memang benar2 mempunyai kepribadian seperti yang selama ini selalu dibicarakan?

Kalau menurut saya, kepribadian manusia dibentuk oleh manusia itu sendiri dan selalu bisa berubah. Seseorang yang hari ini di tes lalu diketahui bahwa ia plegmatis-melankolis belum tentu ketika di tes lagi hasilnya akan tetap sama. Ada faktor yang bisa mengubah keprobadian seseorang setiap saat atau dengan kata lain, manusia tidak memiliki kepribadian yang bisa dikategorikan begitu saja.

Jika kita berada di suasana yang lebih informal dengan teman-teman yang sudah sangat kita kenal, kita bisa menjadi orang yang easy-going, bawel dan suka bercanda. Namun jika beberapa jam kemudian kita berada di suasana yang formal, seperti makan malam formal, kepribadian kita menjadi berubah. Kita menjadi orang yang sangat sopan, tidak sembarangan biara dan berusaha sebisa mungkin tampil tidak berlebihan dihadapan orang-orang yang belum begitu kita kenal.

Kepribadian manusia ditentukan oleh manusia itu sendiri. Faktor lain adalah tempat/suasana yang sedang kita alami. Kita bisa menjadi seorang yang kita inginkan. Semua tergantung bagaimana kita mengolah pikiran kita untuk menjadi orang tersebut.

Jadi, saya tidak sependapat kalau dikatakan personality orang-orang bisa dikategorikan dalam ke-4 kategori yang sudah sering kita dengar. Semua kembali kepada diri seperti apa yang kita inginkan dan seluruh kepribadian kita selalu kita sesuaikan dengan suasana kita saat itu.

7 Comments:

  1. Ten Ryu said...
    jadi inget karakter building 1... wekekek... memang betul manusia itu kaga punya 1 kepribadian ajah. (tapi beda yak sama multiple persona? he...)

    Ten Ryu sering liad orang yang melankolis+plegma kalo lagi ngobrol tapi langsung maki2 orang gaya sanguin+koleris waktu disalib motor di jalan raya. wakakaka... :D apakah ini multiple persona ato emang sifatna berubah di belakang stir? wew... manusia memang sulit diduga... :D
    Johan said...
    iya, seperti yang saya bilang. Manusia itu tidak punya kepribadian yang bisa semudah itu dikelompokkan. Di satu saat kita bisa jadi orang yang tenang, tapi kalau dihadapkan sama situasi yang ten ryu hadapin, kita malah jadi pemarah.
    Aldo aka der Hund said...
    gw seh mnrt test : Sanguin-Kolerik.
    tp kata temen2 gw seh gw : Kolerik-Melankolis.
    ...ga tao mana yg bnr D:

    mgkn bnr ya,tgantung suasana hati jg seh n sikon lingkungan sekitar...misalnya klo gw lagi sama sodara2 gw gtu ya kan jaim,jadinya pendiem gtu...tp klo sm tmn2 gw mah gw bawel n casciscus ga bhnti2 XD
    Cyberdark_ExilE said...
    BETUL...

    Personality seseorang tergantung pada situasinya...

    Contoh nyata GW...

    Klo gw pikir2 gw ini dual personality or Dual Face???

    -Klo di rumah gw ini orangnya hiperaktif, agak ceria (terutama klo maen game ada campur aduknya sifat gw entah jadi psikopat 'gila', serius, galak, etc) ini kayaknya seh sifat asli gw...

    -Klo di luar rumah gw cenderung pendiem dan dingin serta serem... (orang2 seh bilangnya gt)XD

    Tp gw cenderung tunjukin sifat asli gw ke temen2 deket gw... ya kayak sifat gw di rumah...

    Klo gw ngelobak (entah di rumah ato di kampus) kayaknya sifat asli gw keliatan deh... XD
    Ten Ryu said...
    wakakaka... apakah dikau memiliki sifat kayak two-face chainz? (dual personality?) O_o

    Orang yang punya semua 4 pribadi tsb (sanguin, pleg, kole, melan) dengan seimbang bakal jadi kayak gimana yak? omoshiroi... :)
    Seyren said...
    Kalo berdasarkan test, gw itu melancholy-choleric. But true, gw sendiri juga ngerasa kalo gw itu ga selalu menunjukkan HANYA sifat-sifat yang masuk ke dalam kedua personality tersebut. Menurut gw, personality is fluid; bisa berubah dan bertransformasi sebagai bagian dari adaptasi kita terhadap lingkungan tempat kita berada.

    Tapi bukan berarti yang namanya penggolongan personality kaya gitu salah total juga. Kalo gw bilang sih, semua manusia punya semua karakteristik dari keempat personality types itu, hanya saja yang cenderung mendominasi itu yang mana. Kalo gw dibilang kepribadian gw itu melancholy-choleric, I will disagree with you. Tapi kalo gw dibilang gw itu lebih sering nunjukin karakteristik melancholy-choleric, in that respect, I might nod and smile. :)
    Johan said...
    karena itu manusia mampu untuk melakukan hal2 yang ternyata diluar dugaan ia mampu dilakukan. Karena tanpa sadar ataupun memang disengaja, kita bisa jadi pribadi yang berbeda. Nah, hal itu menjadikan manusia memang tidak punya batasan untuk melakukan apapun yang ia mau tanpa dibatasi kepribadian yang sudah ditentukan karakteristiknya. Karena bukan tidak mungkin karena sudah melakukan tes karakteristik lalu tahu dia adalah orang tipe apa, lalu orang ini akhirnya membatasi diri dan menganggap kalau dia hanya bisa berputar2 ditempat/mengikuti karakteristik yang sudah diuji tersebut.

Post a Comment



Newer Post Older Post Home