Blogger Template by Blogcrowds

Story of Glory

Soichiro Honda, sang pengusaha legendaris memiliki nama dan cerita yang sering sekali terdengar, khususnya di dunia bisnis. Karyanya yang mendunia sekarang ini telah menjadi bukti eksistensinya dan keberanian beliau mengejar mimpinya. Karena itulah Honda yang kita kenal sekarang memiliki tagline yang cukup sering di dengar, the power of dreams.

Kate Moss, supermodel yang terlibat dengan skandal penggunaan narkoba hingga sekarang masih mampu menjadi salah satu model paling terkenal di dunia. Tidak hanya menjadi model, ia bahkan menjadi designer untuk topshop, retail fashion internasional asal Inggris. Padahal kalau memperhatikan sejarah permodelan Kate Moss, begitu banyak masalah yang diceritakan tentang hidupnya tetap tidak mampu mengalahkan kepopulerannya.

masih banyak lagi cerita2 mengesankan tentang kehidupan sebuah merek atau seseorang yang mampu mengangkat nama mereka. Cerita-cerita masa lalu yang penuh dengan kisah negatif mampu diubah menjadi magnet yang menarik orang-orang untuk semakin menyukai mereka. Kalau kita membaca biografi wanita terkaya di dunia entertainment, Oprah Winfrey, pasti kita akan merasa begitu terharu melihat bagaimana seorang anak yang pernah mengalami penganiayaan secara seksual, hamil dan bahkan kehilangan anaknya bisa menjadi Oprah yang kita kenal sekarang.

Cerita-cerita tersebut memang memiliki masa-masa kelam yang sepertinya tidak patut untuk menjadi konsumsi publik. Namun, dibalik semua itu, ada magnet yang dapat menarik orang untuk menyelami cerita sang tokoh/brand. Dari mengetahui cerita tersebut, orang-orang merasa lebih dekat dengan tokoh/brand tersebut.

Dengan mengetahui masa lalunya, orang-orang dapat terlibat secara emosional. Suatu pendekatan yang paling ampuh dalam menarik customer kepada tokoh/brand tersebut. Menarik secara emosional mampu menjadi senjata nomor satu tokoh/brand. Customer bukan merasa kasihan, namun akan terkagum2 bahwa tokoh/brand tersebut mampu tumbuh, berkembang dan melewati masa-masa tersebut.

Cerita-cerita seperti di atas sungguh mampu menjadi daya tarik. Namun yang pasti, menceritakan kisah-kisah tersebut bukan berarti mencipta cerita. Kisah yang nyata, real, tidak dibuat-buat dan mengugah secara emosional merupakan salah satu cara terbaik dalam melibatkan customer.

0 Comments:

Post a Comment



Newer Post Older Post Home