Blogger Template by Blogcrowds

Time Will Heal Everything

Jangan percaya apa yang dikatakan judul di atas. Time will NOT heal everything. Ketika kita suka menunda-nunda pekerjaan, apapun bentuknya, kita akan dengan mudah mempercayai judul di atas.

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan akan membunuh kita perlahan-lahan. Menunda-nunda pekerjaan dengan segala macam bentuknya. Ketika anda punya tugas yang harus dilaksanakan, laksanakan saat itu juga! Jangan pernah mengatakan ‘nanti saja ah kerjainnya, masih banyak waktu’. Sikap seperti itu tidak akan membawa keuntungan untuk kita. Yang lebih merugikan lagi, itu berarti kita tidak menghargai waktu yang kita punya.

Seorang yang suka menunda akan berpikir bahwa waktu yang ia punya masih panjang dan karenanya ia masih punya cukup banyak waktu ‘kosong’ untuk mengerjakan tugas itu nantinya. Apa yang terjadi jika tiba-tiba kita mendapat tugas-tugas baru lagi? Tugas-tugas yang jauh lebih berat dan lebih sulit untuk dikerjakan serta memakan banyak waktu. Tugas-tugas tersebut akhirnya membuat rencana kita untuk mengerjakan tugas sebelumnya di waktu’kosong’ yang direncanakan menjadi berantakan. Kita bisa menjadi stress karena tugas yang menumpuk tersebut. Kita merasa waktu yang kita miliki tidak akan pernah cukup. Padahal sebelumnya, yang kita lakukan adalah bersantai dan tidak menyentuh tugas yang harusnya dapat langsung kita kerjakan.

Waktu adalah segalanya. Meskipun kita merasa kita masih punya waktu kosong untuk melakukan sesuatu nantinya, jangan pernah berharap pada kekosongan waktu tersebut. Sesuatu bisa saja datang dan menjadi pengisi waktu kosong tersebut.

Mengerjakan segala sesuatunya sesegera mungkin akan memungkinkan kita untuk melakukan hal lain lagi setelah tugas itu selesai. Ini sekaligus berarti kita menjadi aktif dan tidak reaktif. Kita perlu waktu untuk segala sesuatu dalam hidup kita dan karenanya setiap detik sangat berharga. Menunda-menunda pekerjaan adalah ciri orang yang tidak efektif dalam hidupnya.

Bayangkan berapa banyak kegiatan yang kita bisa lakukan ketika telah menyelesaikan sebuah tugas. Beban kita pun hilang ketika sudah selesai mengerjakan sebuah tugas. Kalau kata pribahasa berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Jangan sampai terbalik. Time will NOT heal everything.

3 Comments:

  1. Ten Ryu said...
    Ungkapan kuno itu agak ketinggalan jaman tampakna... seandaina orang kena katarak en 'time will heal it', maka orang tersebut bisa buta... wekekeke... mungkin kata2 ini cocok buad penyakid akibat trauma tertentu aja he... :)
    Johan said...
    hahaha..comment ten ryu lutu aza :)

    kalau menurut saya segh tidak ada kejadian yang bisa diselesaikan dengan waktu. Apapun itu.

    Misalnya kalau ada kerabat yang meninggal. Time will not heal it. Tapi kt sendiri. Bagaimana kita menanggapi hal tersebut yang membuat kita bisa melewati perasaan sedih, kecewa, marah, dsb.
    Ten Ryu said...
    Tentu kita sendiri yang membuat pilihan itu toh? Setelah kita memilih untuk menghadapi apa yang seharusnya kita hadapi, waktu akan memberikan jawaban atas 'sembuh' atau tidaknya. usaha? tetep la... =3

Post a Comment



Newer Post Older Post Home