Blogger Template by Blogcrowds

Apa Arti Natal?

Tanggal 25 Desember diperingati oleh umat Kristiani diseluruh dunia sebagai kelahiran Yesus Kristus. Tentu saja semua orang senang karena banyak hal. Bisa karena natal dan tahun baru adalah musim libur panjang, atau karena akan dapat hadiah, atau karena bisa berkumpul bersama keluarga, dan berbagai alasan lainnya.

Setiap natal, sepertinya pergi ke gereja itu kewajiban. Di mana-mana gereja penuh dengan ratusan orang yang pergi ke gereja hanya saat natal atau memang setiap minggunya ke gereja. Saya bukan membicarakan bahwa orang-orang yang pergi ke gereja hanya saat natal. Saya membicarakan apa sebenarnya natal itu?


Ketika pesan natal itu adalah kasih, ke manakah kasih itu setelah natal? Jika pesan natal itu adalah kita diingatkan bahwa sebagai manusia, masih ada Tuhan yang lebih berkuasa dari kita, ke manakah citra Tuhan dalam diri kita setelah natal? Atau ketika orang-orang pergi ke gereja setiap minggunya, apa sebenarnya yang ada dihati mereka? Apakah benar-benar untuk melayani dan menyenangkan hati Tuhan? Atau hanya sekedar kewajiban?


Ketika saya mendapatkan pelajaran agama, yang saya ketahui arti dari gereja itu adalah bagaimana kesiapan, ketulusan, dan kebersihan hati kita ketika menghadap Tuhan. Gereja itu bukan gedungnya, bukan tempatnya, namun hatinya.


Bagi saya, orang-orang yang mungkin tidak setiap minggunya ke gereja, namun setiap kali berdoa benar-benar siap, tulus, dan bersih adalah orang-orang Kristen sejati. Bagi saya, menunjukkan dalam citra diri Yesus dalam sikap dan perbuatan sehari-sehari adalah orang Kristen sejati. Orang Kristen bukan diukur dari seberapa sering ia ke gereja, karena pada kenyataannya banyak orang Kristen ke gereja yang hanya karena merasa wajib, terpaksa, dan sudah menjadi kebiasaan.


Bagi saya, kehidupan yang sempurna sebagai orang Kristen adalah sebuah kehidupan yang sungguh-sungguh mencerminkan citra diri Yesus. Seperti yang Mahatma Gandhi katakan "I like your Christ, I do not like your Christians. Your Christians are so unlike your Christ”. Tapi seperti kata orang, lebih sulit mempraktekan daripada sekedari berteori. Saya pun sama, belajar dan terus belajar untuk menunjukkan citra diri Yesus.

Merry Christmas everyone!

6 Comments:

  1. Ten Ryu said...
    wew... di Indo ituh banyak Kristal (kristen natal yang dateng waktu natal doank) en kristen NaPas (yang datang cuma natal en paskah doank)... well, saia tidak suka melabel, tapi bagi saia kalo seorang manusia itu memang harus berbuat baik sesuai inti dari nuraninya: kasih (like you said pal!) but unfortunately, hatred is easier to create.... hope this Christmass will bring joy to you all. :)
    Johan said...
    yup, hatred! kenapa di dunia ini begitu banyak kejahatan dan pas natal sepertinya semua refleksi diri. Bagus sih refleksi, tapi abis itu lanjut lagi deh tuh dosa-dosa, hahaha...

    berarti tantangan besar buat para pemimpin agama sekarang ini yaitu bagaimana membuat pesan natal itu ada setiap hari, bukan cuma natal doank! after that, peace everyday n everytime will sure follow! amin.
    Cyberdark_ExilE said...
    Komen dari orang atheis neh... (saya tidak memilikki agama)

    Saya setuju dgn sang author tentang makna natal ini tapi sayangnya maseh banyak orang yang merayakan natal itu secara semu tanpa perwujudan nyata...

    Semoga tahun depan sampai seterusnya manusia bisa memilih jalan yang terbaik dalam hidupnya tanpa merugikan orang lain...
    Johan said...
    iyah..masih BANYAK orang yang menganggap Natal ya Natal..so what? hahaha...
    Aldo aka der Hund said...
    the thing is,Christmas is a CELEBRATION.

    whether people think that it has something to do with Baby Jesus born etc...that's their own thing,right?:D

    apalagi di indonesia yg mayoritas penduduknya Muslim,Natal itu adalah sekedar 'hari raya' atau - ekstrimnya - 'liburan akhir tahun'.

    di mana pemikiran ini,sayangnya,sudah diadopsi oleh umat Kristiani di Indonesia D:

    well..me myself is agnostic.gw ga nganggap agama itu penting. but for me,it's kinda nice to celebrate Xmas in a festivity spirit!XD
    Johan said...
    dan ada juga orang-orang yang menganggap natal itu as family celebration, not as religious celebration anymore...mungkin karena terlalu sibuk dikehidupan sehari-hari jadi moment natal yang dekat sama akhir tahun akhirnya dimanfaatkan buat kumpul keluarga kali yah..

Post a Comment



Newer Post Older Post Home