Blogger Template by Blogcrowds

Welcome 2009!

Beberapa saat lagi tahun 2009 akan datang. Saya merasa bersyukur sekaligus senang dan bersemangat menyambut tahun yang baru ini. Seperti kata orang, awal tahun selalu dipenuhi dengan semangat untuk memulai perjalanan baru, ditambah dengan natal sebelumnya, tahun baru itu serasa lahir baru!

Tahun 2008 akan selalu dikenang sebagai tahun bencana finansial dunia ini semoga tidak terulang lagi di tahun-tahun berikutnya. Semoga segera bencana finansial ini selesai dan keadaan dunia juga semakin baik. Saya juga sangat berharap segala macam bentuk peperangan bisa segera berakhir. Kasihan sekali anak-anak yang tinggal di negara-negara yang setiap hari berperang. Padahal setiap anak di dunia ini membutuhkan kasih sayang dan kesempatan untuk berkembang semaksimal mungkin.

Tahun ini juga seperti melahirkan sosok pemimpin baru, Barack Obama yang baru saja mendapatkan gelar ‘Person of the Year’ dari majalah Time. Semoga kepemimpinan Obama bisa melahirkan kembali AS, memulihkan nama baiknya, dan kebijakan-kebijakannya bisa berguna dan berdampak baik ke seluruh dunia.

Yang pasti 2008 adalah tahun yang sangat baik untuk mereflesikan diri. Dengan berbagai macam keadaan buruk yang terjadi di tahun ini, semoga tahun 2009 bisa menjadi langkah baru, hidup baru! Dan segala hal yang baik-baik di tahun 2008 ini bisa terus terjadi di tahun-tahun selanjutnya. Saya berharap khusus untuk dunia pendidikan Indonesia agar bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia. Jangan sampai kita tertinggal di dunia yang datar ini.

Semoga semua orang bergembira dan bersemangat menyambut datangnya tahun 2009 ini dan tak lupa berdoa demi kebaikan dunia. Amin.

Apa Arti Natal?

Tanggal 25 Desember diperingati oleh umat Kristiani diseluruh dunia sebagai kelahiran Yesus Kristus. Tentu saja semua orang senang karena banyak hal. Bisa karena natal dan tahun baru adalah musim libur panjang, atau karena akan dapat hadiah, atau karena bisa berkumpul bersama keluarga, dan berbagai alasan lainnya.

Setiap natal, sepertinya pergi ke gereja itu kewajiban. Di mana-mana gereja penuh dengan ratusan orang yang pergi ke gereja hanya saat natal atau memang setiap minggunya ke gereja. Saya bukan membicarakan bahwa orang-orang yang pergi ke gereja hanya saat natal. Saya membicarakan apa sebenarnya natal itu?


Ketika pesan natal itu adalah kasih, ke manakah kasih itu setelah natal? Jika pesan natal itu adalah kita diingatkan bahwa sebagai manusia, masih ada Tuhan yang lebih berkuasa dari kita, ke manakah citra Tuhan dalam diri kita setelah natal? Atau ketika orang-orang pergi ke gereja setiap minggunya, apa sebenarnya yang ada dihati mereka? Apakah benar-benar untuk melayani dan menyenangkan hati Tuhan? Atau hanya sekedar kewajiban?


Ketika saya mendapatkan pelajaran agama, yang saya ketahui arti dari gereja itu adalah bagaimana kesiapan, ketulusan, dan kebersihan hati kita ketika menghadap Tuhan. Gereja itu bukan gedungnya, bukan tempatnya, namun hatinya.


Bagi saya, orang-orang yang mungkin tidak setiap minggunya ke gereja, namun setiap kali berdoa benar-benar siap, tulus, dan bersih adalah orang-orang Kristen sejati. Bagi saya, menunjukkan dalam citra diri Yesus dalam sikap dan perbuatan sehari-sehari adalah orang Kristen sejati. Orang Kristen bukan diukur dari seberapa sering ia ke gereja, karena pada kenyataannya banyak orang Kristen ke gereja yang hanya karena merasa wajib, terpaksa, dan sudah menjadi kebiasaan.


Bagi saya, kehidupan yang sempurna sebagai orang Kristen adalah sebuah kehidupan yang sungguh-sungguh mencerminkan citra diri Yesus. Seperti yang Mahatma Gandhi katakan "I like your Christ, I do not like your Christians. Your Christians are so unlike your Christ”. Tapi seperti kata orang, lebih sulit mempraktekan daripada sekedari berteori. Saya pun sama, belajar dan terus belajar untuk menunjukkan citra diri Yesus.

Merry Christmas everyone!

Newer Posts Older Posts Home