Blogger Template by Blogcrowds

Perumpamaan tentang Tali

Cobalah kita mengambil 2 buah tali dengan bahan apa saja. Kemudian, saling ikatkan ujung tali itu, namun jangan terlalu besar ujung yang diambil untuk diikat. Kemudian, cobalah menarik tali itu, kemungkinan tali yang kita ikat dapat dengan mudah putus (tentu saja tidak berlaku untuk tali tambang!).

Percobaan yang berikut, masih dengan tali yang sama, saling ikatkan kedua tali tersebut, kali ini dengan ujung yang lebih besar. Kemudian, cobalah menarik tali itu. Akan sangat sulit bagi kita untuk dapat memutuskan kedua tali tersebut.


Dalam sebuah komunitas, kita ibarat seutas tali yang hidup dengan tali-tali lainnya. Dalam komunitas, antara satu tali dengan tali lain diikat sekuat mungkin. Perumpaan ini ingin menunjukkan bahwa semakin besar dan kuat ikatan kita, komunitas tersebut akan sangat sulit diputus/dipatahkan. Selain itu, bukan hanya masalah betapa kuatnya simpul tali tersebut, namun simpul tali, seberapa besar bagian yang kita ikatkan, juga menunjukkan ego kita.

Ego kita dalam sebuah komunitas, semakin banyak kita ikatkan dengan orang lain, akan memperkuat komunitas tersebut. Meskipun saat diikat, ego kita pastilah sakit karena berbenturan dengan ego orang lain, namun hasil yang didapatkan pun akan jauh lebih memperkuat komunitas tersebut.


Manusia lahir dengan egonya masing-masing. Namun seperti yang diakatakan Rick Warren dalam bukunya The Purpose Driven Life, kita harus hidup menjadi orang dewasa. Yang artinya bahwa kita harus bisa saling mengikatkan ego kita dalam sebuah komunitas. Kita tidak bisa memaksakan ego kita masing-masing, karena jika demikian yang kita lakukan, itu sama saja dengan kita hidup dengan mental anak kecil yang ingin selalu dituruti kehendaknya.

0 Comments:

Post a Comment



Newer Post Older Post Home